Page 174 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 174
tingkat nasional, memiliki peran dalam membangun dan
mempertahankan ketahanan nasional yang kuat. Ini mencakup
pemahaman yang lebih baik tentang ancaman modern yang bersifat
nonfisik, seperti ancaman budaya dan kebangsaan, serta upaya untuk
mengatasi ketidakadilan sosial yang dapat mengganggu stabilitas
nasional.
Dalam era yang terus berubah ini, penting untuk terus melakukan
penelitian dan pemantauan yang mendalam tentang ketahanan
nasional. Hal ini akan membantu kita mengidentifikasi potensi risiko,
meningkatkan ketahanan terhadap ancaman baru, dan memastikan
bahwa konsep Tannas kita tetap relevan dan efektif. Dengan
memahami dinamika ketahanan nasional, kita dapat lebih siap
menghadapi masa depan yang penuh tantangan dan menjaga
keutuhan NKRI.
9.6. Makna Penting Ketahanan Nasional dan Bela Negara
9.6.1. Makna Ketahanan Nasional
Aspek ketahanan nasional Indonesia dengan fokus pada tiga
perspektif utama: konsepsi, kondisi, dan konsep/doktrin ketahanan
nasional. Ketiga perspektif ini memberikan pandangan yang berbeda
tentang bagaimana kita melihat ketahanan nasional.
1. Konsepsi Ketahanan Nasional
Ini mengacu pada pandangan abstrak atau konseptual tentang
ketahanan nasional. Dalam konteks ini, ketahanan nasional dilihat
sebagai suatu konsep atau gagasan tentang bagaimana sebuah
negara harus mempertahankan eksistensinya dan melindungi
kepentingannya. Dalam kasus Indonesia, konsep ketahanan
nasional mencakup delapan unsur kekuatan bangsa yang disebut
Asta Gatra, yang terdiri dari tiga unsur alamiah (tri gatra) dan
lima unsur sosial (panca gatra). Ini adalah landasan filosofis yang
digunakan untuk merancang strategi dan pendekatan dalam
memperkuat ketahanan nasional Indonesia.
2. Kondisi Ketahanan Nasional
Ini merujuk pada analisis nyata tentang kondisi saat ini dari
ketahanan nasional. Dalam hal ini, ketahanan nasional dilihat
sebagai sebuah kenyataan, dan penilaian dilakukan terhadap
elemen-elemen yang memengaruhi ketahanan nasional. Dalam
Pendidikan Kewarganegaraan 172

