Page 177 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 177
membayar pajak sebagai kontribusi kepada negara.
Melalui bentuk-bentuk partisipasi ini, warga negara dapat membantu
menjaga dan memperkuat ketahanan nasional dalam berbagai aspek,
termasuk pertahanan fisik dan ekonomi. Selain itu, konsep bela negara
ini juga menegaskan bahwa pertahanan dan keamanan negara bukan
hanya tanggung jawab Tentara Nasional Indonesia, tetapi juga
merupakan hak dan kewajiban bagi seluruh warga negara Indonesia
untuk melindungi kepentingan negara dan eksistensinya.
9.7. Kesimpulan
Pengertian ketahanan nasional dapat dibagi menjadi tiga aspek, yaitu
ketahanan nasional sebagai konsep atau doktrin, ketahanan nasional
sebagai keadaan, dan ketahanan nasional sebagai strategi atau metode.
Ketahanan nasional sebagai konsepsi adalah ide khas Indonesia yang
menjadi pedoman dalam mengelola negara, berdasarkan ajaran asta
gatra. Ketahanan nasional sebagai kondisi adalah kondisi dinamis
bangsa Indonesia yang melibatkan ketahanan dan daya tahan.
Ketahanan nasional sebagai strategi adalah cara untuk mengatasi
masalah dan ancaman nasional melalui pendekatan asta gatra yang
bersifat komprehensif.
Ketahanan nasional memiliki dimensi yang mencakup ketahanan
nasional dalam ideologi, politik, dan budaya, dengan konsep
ketahanan berlapis mulai dari individu, keluarga, wilayah, regional,
hingga nasional.
Inti dari ketahanan nasional Indonesia adalah kemampuan bangsa dan
negara untuk menghadapi berbagai ancaman yang semakin kompleks,
baik yang bersifat militer maupun nonmiliter.
Kegiatan pembelaan negara pada dasarnya adalah upaya warga
negara dalam mencapai ketahanan nasional. Bela negara adalah
tindakan warga negara yang terstruktur, komprehensif, terintegrasi,
dan berkelanjutan, yang didasarkan pada cinta tanah air dan
kesadaran berbangsa dan bernegara.
Konsep bela negara mencakup aspek fisik atau militer dan aspek
nonfisik atau nonmiliter, baik di dalam maupun di luar negeri.
Pendidikan Kewarganegaraan 175

