Page 125 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 125

semuanya  memiliki  kesamaan  dalam  gagasan-gagasan  demokrasi
                  sosialis (kekeluargaan) dan secara umum menentang individualisme.

                  Selanjutnya, pertanyaannya adalah bagaimana perkembangan praktik
                  demokrasi  di  Indonesia  sejak  masa  lalu  hingga  sekarang?  Apakah
                  Indonesia telah menerapkan demokrasi Pancasila?
                  Selama  sejarah  kemerdekaan  Indonesia  hingga  saat  ini,  pelaksanaan
                  demokrasi  telah  mengalami  berbagai  perubahan.  Ada  berbagai
                  pandangan dari para ahli mengenai perkembangan sejarah demokrasi
                  di Indonesia hingga masa Orde Baru. Sebagai contoh, Budiardjo (2008)
                  membagi perkembangan sejarah demokrasi Indonesia menjadi empat
                  periode:

                   1.  Masa Republik Indonesia I (1945-1959) yang disebut sebagai masa
                      demokrasi konstitusional yang menekankan peran parlemen dan
                      partai  politik,  dan  oleh  karena  itu  sering  disebut  sebagai
                      Demokrasi Parlementer.
                   2.  Masa  Republik  Indonesia  II  (1959-1965)  adalah  masa  Demokrasi
                      Terpimpin  yang  menunjukkan  penyimpangan  dari  demokrasi
                      konstitusional,  meskipun  secara  formal  mempertahankan
                      beberapa aspek demokrasi rakyat.
                   3.  Masa Republik Indonesia III (1965-1998) adalah masa demokrasi
                      Pancasila yang berfokus pada sistem presidensial.
                   4.  Masa  Republik  Indonesia  IV  (1998-sekarang)  adalah  masa
                      reformasi  yang  bertujuan  untuk  mengembangkan  demokrasi  di
                      Indonesia  sebagai  koreksi  terhadap  praktik-praktik  politik  yang
                      terjadi selama masa Republik Indonesia III.
                  6.5.  Membangun Argumen tentang Dinamika dan
                        Tantangan Demokrasi yang Bersumber dari
                        Pancasila
                  Bila Anda ditanya di mana kita dapat mengevaluasi esensi demokrasi
                  kita sesuai dengan standar normatif, jawabannya tentu berada dalam
                  konstitusi  kita.  Sepanjang  sejarah  Indonesia,  kita  telah  mengalami
                  perubahan dalam kerangka ketatanegaraan seiring dengan perubahan
                  konstitusi yang dimulai dengan pengesahan UUD 1945 (I), dilanjutkan
                  dengan  Konstitusi  RIS  1949,  UUDS  1950,  kembali  ke  UUD  1945  (II),
                  dan  akhirnya  mengalami  empat  kali  proses  amandemen.  Ketika  kita
                  ingin  menilai  dimensi  demokrasi  kita  saat  ini,  kita  harus  melihat


                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     123
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130