Page 135 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 135

dan tidak tidur." Wanita tua itu merespons perkataan Sultan dengan
                  berkata,  "Saya  berpikir  bahwa  Anda,  baginda,  akan  menjaga  dan
                  melindungi kami sehingga saya bisa tidur dengan aman."

                  Kisah  ini  mengilustrasikan  contoh  kepemimpinan  yang  lemah,  yaitu
                  pemimpin  yang  tidak  mampu  melindungi  rakyatnya.  Seorang
                  pemimpin  harus  memiliki  kemampuan  yang  memadai  untuk
                  melindungi dan mengayomi rakyatnya dengan baik. Oleh karena itu,
                  seorang  pemimpin  harus  memenuhi  sejumlah  persyaratan.  Sesuai
                  dengan  sistem  demokrasi  yang  kita  anut,  seorang  pemimpin  harus
                  beriman, beretika, berilmu, terampil, dan demokratis.
                  Mari kita perhatikan definisi etika yang dimaksud. Etika adalah ilmu
                  tentang  baik  dan  buruk  yang  diterima  secara  umum  mengenai
                  tindakan, perilaku, kewajiban, dan sebagainya. Istilah lain untuk etika
                  adalah  moral,  akhlak,  atau  susila.  Menjadi  beretika  berarti  memiliki
                  pemahaman yang baik mengenai apa yang benar dan salah. Pemimpin
                  yang beretika adalah pemimpin yang memiliki akhlak yang baik.

                  Yang  terpenting  bagi  kita  adalah  menarik  pelajaran  dari  berbagai
                  kejadian  yang  menimpa  para  pemimpin  yang  zalim  dan  tidak
                  beretika.  Sejarah  mencatat  bahwa  semua  pemimpin  yang  berlaku
                  zalim  dan  tidak  beretika  tidak  membawa  kesejahteraan  bagi
                  rakyatnya.  Pada  akhirnya,  mereka  malah  menghadapi  kehinaan  dan
                  penderitaan. Misalnya, Amangkurat I meninggal dalam pelarian yang
                  tragis.  Raja  Louis  XVI  dari  Prancis,  yang  sangat  diktator,  dieksekusi
                  oleh  guillotine  oleh  massa.  Adolf  Hitler,  seorang  diktator  Jerman,
                  meninggal  akibat  keracunan.  Oleh  karena  itu,  tidak  ada  manfaatnya
                  sama sekali memiliki seorang pemimpin seperti itu. Jadilah pemimpin
                  yang beretika, berakhlak, dan memiliki budi pekerti luhur yang dapat
                  memberikan  manfaat  bagi  rakyat.  Persyaratan  lain  bagi  seorang
                  pemimpin  adalah  memiliki  pengetahuan,  keterampilan,  dan
                  pendekatan demokratis.

                  6.7.  Kesimpulan
                  Dari  segi  etimologi,  kata  "demokrasi"  berasal  dari  bahasa  Yunani,
                  terdiri  dari  "demos"  yang  berarti  rakyat  dan  "cratos"  atau  "cratein"
                  yang berarti pemerintahan atau kekuasaan. Oleh karena itu, "demos-
                  cratein" atau "demos-cratos" merujuk pada konsep pemerintahan oleh
                  rakyat atau kekuasaan rakyat.

                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     133
   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139   140