Page 59 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 59
pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan sosial yang berkelanjutan.
Hal ini juga memungkinkan negara tersebut untuk meraih pengaruh
yang lebih besar di tingkat internasional dan memainkan peran yang
konstruktif dalam komunitas global. Oleh karena itu, membangun
integrasi nasional menjadi tugas krusial dalam menjaga keutuhan dan
keberhasilan negara-bangsa baru.
Pembangunan integrasi bangsa menjadi semakin penting saat
mempertimbangkan keragaman etnik dan ikatan primordial. Yang
menarik yaitu bahwa upaya pembangunan integrasi nasional sering
kali dihadapkan pada dilema yang rumit (Mujiwati, 2020). Setiap kali
sebuah negara merdeka dan kuat dibentuk, seringkali muncul
sentimen primordial yang berpotensi menghasilkan gerakan separatis,
rasialis, atau keagamaan. Ini merupakan ironi, karena dalam proses
menciptakan negara yang berdaulat dan kuat, juga ada
kecenderungan untuk memicu perasaan identitas yang kuat di antara
kelompok-kelompok etnis atau budaya yang berbeda.
Contohnya seperti yang terjadi di India dan Sri Lanka di awal
pembentukan negara menunjukkan bahwa konflik dan disintegrasi
bangsa tidak hanya disebabkan oleh politik kolonial yang memecah
belah, tetapi juga oleh persaingan kelompok-kelompok primordial
dalam merebut kekuasaan di dalam negara. Setelah merdeka dari
kolonialisme, kelompok-kelompok ini bersaing untuk
mempromosikan identitas mereka sebagai identitas nasional yang
dominan dan diakui.
3.4. Integrasi v.s Disintegrasi
Integrasi adalah proses penyatuan atau penggabungan berbagai
elemen atau unsur yang berbeda dalam suatu sistem atau entitas yang
lebih besar. Ini mencakup penciptaan kesatuan, harmoni, dan
kerjasama di antara elemen-elemen tersebut. Dalam konteks sosial dan
politik, integrasi seringkali menciptakan konsensus dan persatuan di
antara kelompok-kelompok yang berbeda.
Di sisi lain, disintegrasi adalah proses ketidakpaduan atau
keterpecahan di antara unsur-unsur yang ada dalam suatu sistem atau
entitas. Ini menghasilkan perpecahan, konflik, atau perselisihan di
antara elemen-elemen tersebut. Disintegrasi bisa terjadi ketika
Pendidikan Kewarganegaraan 57

