Page 62 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 62

Seiring  berkembangnya  zaman,  pertumbuhan  kesadaran  akan
                  berbangsa  dan  bernegara  melalui  beberapa  tahapan  (Dinarti  et  al.,
                  2021).  Pertama,  Masa  Perintis,  dimana  pada  masa  ini,  beberapa
                  individu  dan  kelompok  masyarakat  di  Indonesia  mulai  merintis
                  perjalanan  menuju  kesadaran  berbangsa.  Mereka  memulai  upaya-
                  upaya  awal  untuk  membangkitkan  kesadaran  nasional  di  tengah
                  kondisi politik yang belum begitu jelas. Contohnya adalah organisasi
                  pemuda seperti Budi Utomo yang didirikan pada tahun 1908.

                  Kedua, Tahap Penegas. Dalam tahap ini, upaya-upaya awal mencapai
                  puncaknya     dengan    penegasan    identitas   nasional   Indonesia.
                  Organisasi-organisasi  seperti  Sarekat  Islam,  yang  kemudian
                  berkembang menjadi Sarekat Islam Indonesia (SI), dan Taman Siswa,
                  ikut berkontribusi dalam memperkuat kesadaran nasional di kalangan
                  masyarakat. Masa ini melihat munculnya simbol-simbol nasionalisme
                  seperti Bendera Merah-Putih.
                  Ketiga,  Tahap  Pendobrak.  Tahap  ini  ditandai  dengan  peran  kunci
                  pergerakan  politik  dan  organisasi-organisasi  nasionalis  dalam
                  menghadapi  pemerintah  kolonial.  Partai  Nasional  Indonesia  (PNI)
                  yang  didirikan  oleh  Soekarno  pada  tahun  1927  adalah  contoh
                  organisasi  yang  memainkan  peran  penting  dalam  tahap  ini.  PNI
                  menyuarakan  aspirasi  nasionalisme  dan  persatuan  yang  semakin
                  menguat.

                  Keempat,  Tahap  Penegasan.  Tahap  akhir  ini  adalah  saat  ketika
                  kesadaran  berbangsa  mencapai  puncaknya  dengan  proklamasi
                  kemerdekaan  pada  tanggal  17  Agustus  1945.  Inilah  saat  di  mana
                  Indonesia secara resmi menyatakan diri sebagai negara merdeka dan
                  berdaulat,  menegaskan  tekad  untuk  menjadi  bangsa  yang  merdeka
                  dan bersatu.

                  Tahapan-tahapan tersebut mencerminkan perjalanan panjang menuju
                  kesadaran  berbangsa  di  Indonesia,  yang  melibatkan  berbagai
                  kelompok  masyarakat  dan  perjuangan  yang  gigih  untuk  mencapai
                  kemerdekaan  nasional.  Proses  ini  mencakup  tahapan  pendewasaan,
                  peningkatan kesadaran, dan akhirnya pencapaian kemerdekaan yang
                  menjadi  tonggak  sejarah  Indonesia.  Proklamasi  Kemerdekaan  17
                  Agustus  1945  merupakan  “revolusi  integratifnya”  bangsa  Indonesia,



                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     60
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67