Page 152 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 152
Bab 8. Wawasan
Nusantara
8.1. Pendahuluan
Wawasan Nusantara, yang sering disingkat sebagai Wasantara, adalah
konsep penting dalam pandangan nasional Indonesia. Ini merupakan
cara pandang bangsa Indonesia terhadap dirinya sendiri dan
lingkungannya, mencerminkan identitas kolektif dan nilai-nilai yang
dianut oleh negara ini. Wawasan Nusantara lahir pertama kali dalam
Deklarasi Djuanda pada tahun 1957, dan sejak itu, konsep ini telah
berkembang dan menjadi bagian integral dari kehidupan bernegara
Indonesia (Sumarsono, 2001).
Konsep Wawasan Nusantara mengajarkan pentingnya memahami
hubungan antara bangsa Indonesia dengan lingkungan sekitarnya,
terutama dengan wilayah geografisnya yang unik, yaitu kepulauan
Nusantara. Konsep ini melibatkan pemahaman mendalam tentang
laut dan kepulauan yang menjadi ciri khas Indonesia, serta mengakui
kedaulatan negara ini dalam mengelola wilayahnya yang luas dan
beragam.
Selain menjadi dasar dalam pandangan identitas bangsa, Wawasan
Nusantara juga berperan dalam menciptakan visi kebangsaan yang
inklusif dan berkelanjutan. Dengan memahami konsep ini, bangsa
Indonesia dapat lebih terbuka dan tanggap terhadap dinamika historis
serta urgensi masa depan dalam konteks global. Melalui Wawasan
Nusantara, Indonesia memandang dirinya sebagai bagian penting dari
pergaulan dunia, memperkuat posisinya dalam diplomasi
internasional, dan mengembangkan kerja sama dengan negara-negara
lain.
Pembelajaran tentang Wawasan Nusantara bukan hanya memahami
sejarahnya, tetapi juga mengevaluasi bagaimana konsep ini dapat
terus relevan dan berperan dalam masa depan Indonesia. Dalam
konteks pergaulan dunia yang terus berubah, pemahaman yang lebih
Pendidikan Kewarganegaraan 150

