Page 71 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 71

besar  kepada  daerah-daerah.  Sementara  ini  memberi  daerah  lebih
                  banyak  kendali  atas  kebijakan  mereka  sendiri,  ini  juga  dapat
                  memunculkan  ketidaksetujuan  dan  konflik  ketika  pemerintah  pusat
                  dan daerah bersaing atas sumber daya atau kebijakan yang berbeda.
                  Selain itu, Kebebasan yang diperoleh selama era reformasi seringkali
                  disalahgunakan oleh sejumlah kelompok dalam masyarakat. Beberapa
                  kelompok  mungkin  menggunakan  kebebasan  ini  untuk  bertindak
                  seenaknya  sendiri  tanpa  memperhitungkan  konsekuensi  sosial  atau
                  hukumnya.  Ini  bisa  mencakup  tindakan  anarkis,  perusakan,  atau
                  penggunaan kekerasan dalam demonstrasi.

                  Lebih  lanjut  pada  era  globalisasi,  tarikan  dari  luar  dan  tarikan  dari
                  dalam    menciptakan     dinamika    yang    rumit    dalam    upaya
                  mempertahankan  kedaulatan  dan  identitas  nasional.  Di  satu  sisi,
                  terdapat dorongan globalisasi yang mengaburkan batas-batas negara
                  dan mendukung interkoneksi global. Di sisi lain, ada tekanan internal
                  yang mendorong peningkatan identitas etnis, suku, atau regional yang
                  lebih  sempit.  Akibatnya,  nasionalisme  dan  keberadaan  negara
                  nasional mengalami tekanan yang semakin besar.

                  3.7.  Esensi dan Urgensi Integrasi Nasional
                  Konsep     integrasi   nasional   mengacu     pada    upaya    untuk
                  mempersatukan berbagai kelompok, komunitas, suku bangsa, agama,
                  etnis,  dan  wilayah  di  dalam  suatu  negara  menjadi  kesatuan  yang
                  kokoh  dan  bersatu.  Adapun  esensi  integrasi  nasional  mencakup
                  pembentukan  identitas  nasional  bersama,  mencakup  pengembangan
                  simbol-simbol,  nilai-nilai,  bahasa,  dan  budaya  nasional  yang
                  mengidentifikasikan  seluruh  masyarakat  sebagai  bagian  dari  satu
                  entitas negara (Irianto, 2013).

                  Integrasi  nasional  menjamin  kedaulatan  negara  dan  kesatuan
                  wilayahnya.  Ini  menciptakan  kerangka  kerja  yang  stabil  untuk
                  pengambilan keputusan, kebijakan, dan pemerintahan yang efektif di
                  seluruh wilayah negara. Selain itu, Integrasi nasional memiliki peran
                  penting  dalam  memelihara  perdamaian  dan  stabilitas  dalam  suatu
                  negara.  Dengan  mengatasi  konflik  internal  dan  meminimalkan
                  perpecahan  sosial,  integrasi  nasional  membantu  menjaga  ketertiban
                  dan harmoni. Dengan adanya integrasi, d apat menghasilkan manfaat
                  sosial dan ekonomi dengan memungkinkan pembagian sumber daya

                   Pendidikan Kewarganegaraan                                     69
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76