Page 53 - Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan
P. 53
Bab 3. Integrasi Nasional
3.1. Definisi Inefrasi Nasional
Pada bab ini kita akan menguraikan pengertian integrasi nasional
secara etimologi dan terminologi. Secara etimologi, istilah “integrasi
nasional” terdiri dari dua kata kunci, yaitu “integrasi” dan “nasional”.
Kata “integrasi” berasal dari bahasa latin “integrare” yang berarti
menggabungkan atau menyatukan unsur-unsur yang berbeda menjadi
kesatuan yang lebih besar. Sementara itu, kata “nasional” berasal dari
kata dasar “nasio” yang bermakna negara atau bangsa (Luthfia &
Dewi, 2021). Jadi, secara etimologi, integrasi nasional merujuk pada
usaha atau proses penyatuan berbagai elemen yang berbeda dalam
konteks sebuah negara atau bangsa.
Sedangkan, secara termonologi integrasi nasional merujuk pada upaya
dan kebijakan yang diadopsi oleh sebuah negara atau pemerintah
untuk mengatasi perbedaan-perbedaan budaya, sosial, ekonomi, dan
politik dalam masyarakatnya. Tujuannya adalah menciptakan
kesatuan, solidaritas, serta identitas nasional yang kuat di antara
warganya. Integrasi nasional sering melibatkan pendidikan, budaya,
politik, dan upaya lainnya untuk memperkokoh persatuan dan
kesatuan suatu negara, sehingga semua warganya merasa sebagai
bagian dari satu bangsa yang sama, meskipun mungkin memiliki latar
belakang yang berbeda. Dengan demikian, secara terminologi,
integrasi nasional berkaitan erat dengan upaya membangun persatuan
dalam keragaman di suatu negara.
Integrasi nasional adalah konsep yang penting dalam ilmu sosial dan
politik. Berbagai ahli memiliki beragam pandangan tentang pengertian
integrasi nasional. Berikut beberapa pengertian integrasi nasional
menurut para ahli (Hamid, 2016):
1. S.N. Eisenstadt, menyatakan bahwa integrasi nasional adalah
suatu proses di mana berbagai kelompok etnis, sosial, atau
budaya dalam suatu negara menyatukan perbedaan-perbedaan
Pendidikan Kewarganegaraan 51

